PTAustasia Food | 103 pengikut di LinkedIn. PT Austasia Food is a consumer goods company based out of Indonesia. ProfilPT AustAsia Food Indonesia. AustAsia Food is distributing best quality "Greenfields" 100% Honestly Fresh milk which comes from the Friesian Holstein cows imported from Australia and bred in the pristine mountains of Gunung Kawi, East Java, Indonesia. Our farm & factory are certified with GMP/HACCP/ISO22000. AustAsiaFood is distributing best quality "Greenfields" 100% Honestly Fresh milk which comes from the Friesian Holstein cows imported from Australia and bred in the pristine mountains of Gunung Lamarsekarang lowongan kerja Office Secretary di Austasia Food PT 2022. Hubungi perusahaan impianmu sekarang, dengan melamar online di Jobs.id! ReviewAustasia Food PT. 7 Review. Cari. Finance & Accounting. Jakarta Barat - 11 Jan 2018 21:41. Kesempatan berkarier bagi yang muda, gaji dan bonusnya . Tiap hari lembur dan fasilitas juga kurang memadai . Gaji & Tunjangan. Work/Life Balance. Jenjang Karir. Nilai & Budaya. Manajemen Senior PTAustasia Food PT Austasia Food, a subsidiary company of Japfa group and the principal of Greenfields products with operation and market in Indonesia and outside Indonesia. Our commitment is to be the best in Dairy Industry by providing quality nutrition for healthy living, through our natural, fresh dairy product. PT AustAsia Food Information. AustAsia Food is distributing best quality "Greenfields" 100% Honestly Fresh milk which comes from the Friesian Holstein cows imported from Australia and bred in the pristine mountains of Gunung Kawi, East Java, Indonesia. Our farm & factory are certified with GMP/HACCP/ISO22000. qkkAB. Konsumsi susu di Indonesia masih terbilang rendah. Data dari Kementerian Perindustrian menyebutkan tingkat konsumsi di Indonesia hanya sekitar 12 liter per kapita per tahun. Angka konsumsi susu di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya yang mencapai lebih dari 20 liter per kapita per tahun. Melihat situasi ini, Greenfields terus mengedukasi masyarakat untuk mengonsumsi susu, khususnya susu segar dibanding susu bubuk yang lebih dulu menjadi pilihan masyarakat. Syahbantha Sembiring, Indonesia Country Head Sales & Marketing PT AustAsia Food menyebutkan Greenfields merupakan pemimpin pasar untuk kategori susu segar. Ia mengklaim Greenfields meraih market share sebesar 57,1% untuk kategori susu segarnya. Baginya, memimpin pasar untuk kategori susu segar tak lepas dari upaya Greenfields mempertahankan mutu produk. Kemudian yang tak kalah penting adalah ketersediaan produk di seluruh Indonesia. “Saat ini, Greenfileds memiliki 13 distributor yang akan terus bertambah ke daerah-daerah yang potensial,” kata Syahbantha kepada Marketeers, beberapa waktu lalu. Selain masuk ke modern channel, Greenfields masuk ke food service, seperti restoran, coffee shop, hingga bakery. Kanal utama yang disasar adalah yang memiliki rak pendingin. Inilah yang menjadi kendala bagi produk susu segar untuk masuk ke daerah. “Tapi, kami optimistis penggunaan rak pendingin akan semakin banyak seiring dengan perkembangan ekonomi di Indonesia,” yakinnya. Syahbantha menambahkan Greenfields memiliki peternakan sapi yang berada di Malang, Jawa Timur. Hal ini menjadi diferensiasi Greenfields dibanding merek susu lain. Peternakan sapi Greenfields di Malang menghasilkan sekitar 120 ribu liter per hari. “Saat ini, kami sudah mengekspor produk ke sejumlah negara, antara lain Singapura, Vietnam, Hongkong, dan Malaysia. Sejauh ini, porsi untuk pasar domestik masih 80% dan ekspor 20%,” tambahnya. Untuk target market, sambung Syahbantha, awalnya Greenfields menyasar kelas A dan B. Namun, melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin membaik, Greenfields pun membidik kelas ekonomi C. Komunikasi yang digunakan ke kalangan tersebut masih menggunakan komunikasi yang fundamental, yaitu susu Greenfields baik untuk dikonsumsi semua orang. “Kami belum memiliki komunikasi yang spesifik berdasarkan SES Socio-economics Status. Setelah kami melihat perkembangan pasar, baru kami menentukan komunikasi yang akan kami jalankan selanjutnya,” pungkas Syahbantha. Editor Eko Adiwaluyo Greenfields Yogurt Drink Foto Mela Nurhidayati/kumparanBelakangan ini, popularitas minuman sehat memang tengah meningkat dan digandrungi banyak orang. Peluang ini pun lantas dimanfaatkan oleh para produsen makanan dan minuman untuk menghadirkan inovasi produk yang lebih praktis dan tentunya kaya akan nutrisi. Salah satu produsen susu dan olahan susu, Greenfields baru-baru ini meluncurkan minuman sehat berbahan dasar yogurt. Diberi nama Greenfields Yogurt Drink, minuman ini sejatinya terbuat dari susu segar yang diproduksi di pabrik yang terintegrasi dengan peternakan milik Greenfields.“Bahan baku susu segar ini menjadi kunci utama untuk menciptakan yogurt dengan kualitas baik,” ungkap Irma Lesyana, R&D Manager PT Greenfields Indonesia, dalam peluncuran Greenfields Yogurt Drink, di Artotel Jakarta, pada Selasa 19/3 Greenfields Yogurt Drink Foto Dok. GreenfieldsTak hanya terbuat dari bahan susu segar, minuman ini juga diproduksi dengan proses canggih dan teliti, sehingga kandungan manfaat dari bakteri hidup, sumber serat pangan, serta kesegaran rasanya tetap terjaga hingga bagaimana dengan rasanya?Pada varian Greenfields Yogurt Drink blueberry, peach dan lychee yang kami coba, minuman ini memang cukup menyegarkan dengan teksturnya yang sedikit creamy. Dibanding produk minuman yogurt lain, Greenfields Yogurt Drink memiliki cita rasa manis dan asam yang sangat seimbang. Apalagi tambahan perasa buah-buahan juga semakin membuat rasanya semakin menggiurkan. Sungguh cocok untuk dinikmati di siang hari yang terik atau setelah Yogurt Drink Rasa Lychee Foto Mela Nurhidayati/kumparanUntuk varian rasanya, ada enam pilihan yang bisa kamu coba; seperti strawberry, blueberry, peach, mango, lychee, hingga mixed fruit.“Keenam pilihan rasa itu dipilih berdasarkan hasil riset dan disenangi oleh konsumen Indonesia,” kata Syahbantha Sembiring, Country Head Sales & Marketing PT AustAsia merogoh kocek Rp untuk 1 botol ukuran 250 ml, kamu sudah bisa merasakan minuman sehat kaya serat pangan dan bakteri baik. Bagaimana, tertarik untuk mencoba? Tentang Perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang agri-food terbesar dan ter-integritas di Indonesia. Unit bisnis utama perusahaan ini yakni pembuatan pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas serta pembudidayaan pertanian. Keunggulan dari perusahaan ini meliputi integrasi vertikal dan skala ekonomi. Hal ini dimaksud bahwa perusahaan menjalin hubungan baik antara operasional yang dilakukan di hulu dengan hilir. Dengan dijaganya hubungan tersebut dengan demikian akan terjamin kualitas produk yang unggul. Di samping itu dengan skala ekonomi, Japfa menawarkan produk-produk dengan biaya yang terjangkau bagi konsumen Indonesia. Awal berkembangnya perusahaan ini dimulai pada era tahun 1970-an. Japfa pertama kali didirikan sejak tahun 1971 dengan nama PT Java Pelletizing Factory. Perusahaan ini merupakan perusahaan patungan yang terjalin antara PT Perusahaan Dagang & Industri Ometraco dan International Graanhandel Thegra NV of the Netherlands. Pada awalnya perusahaan ini bergerak dalam industri kopra pelet sebagai produk utamanya. Sejak berdirinya perusahaan terus melakukan ekspansi. Puncaknya yakni perubahan status perusahaan menjadi perusahaan terbuka seiring dengan pencatatan saham perusahaan di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya sejak Oktober 1989. Dengan dilakukannya penawaran saham sejak tahun 1990, perusahaan kemudian menjelma menjadi perusahaan yang memiliki kekuatan finansial dalam sektor pakan ternak. Japfa terus melakukan pengembangan perusahaan dengan melakukan kerjasama kemitraan dengan beberapa perusahaan lainnya. Pada era tahun 1990-an, Japfa melakukan akuisisi strategis dengan empat perusahaan yang bergerak dalam bidang pakan ternak. Perusahaan tersebut antara lain PT Comfeed Indonesia, PT Ometraco Satwafeed, PT Indopell Raya serta PT Suri Tani Pemuka. Di samping itu, Japfa juga melakukan proses akuisisi tahap kedua pada tahun 1992 dengan mengambil alih PT Multibreeder Adirama Indonesia dengan bisnis utama pembibitan ayam. Tak hanya itu, pada tahun yang sama Japfa juga melakukan pengambilalihan terhadap PT Ciomas Adisatwa yang bergerak dalam pengolahan unggas dan Suri Tani Pemuka dengan budidaya udang. Dengan berbagai rangkaian akuisisi ini mendukung perusahaan menjadi salah satu perusahaan produsen unggas dan udang terbesar di Indonesia. Japfa beroperasi dengan didukung oleh beberapa divisi antara lain Divisi Unggas, Divisi Daging, Divisi Aquaculture dan beberapa divisi bisnis lainnya. Dalam divisi Unggas, Japfa berperan sebagai salah satu produsen unggas ter-integrasi secara global. Divisi ini memproduksi pakan unggas, DOC pembibitan dan pengolahan ayam. Tiap tahunnya divisi ini memberikan kontribusi keuangan sebesar 83% dari penjualan bersih perusahaan. Dalam divisi Daging, perusahaan beroperasi dalam 3 tahap produksi utama yakni pembibitan, perawatan, serta pengolahan sapi potong. Divisi ini beroperasi dengan merek “Santori” yang merupakan peternakan terbesar di Asia. Divisi ini terbagi dalam dua nama, yakni PT Santosa Agrindo dan PT Austasia Stockfeed. Sedangkan untuk divisi Aquaculture, Japfa berkembang dengan budidaya udang lokal yang tumbuh untuk komoditas ekspor. Hingga saat ini Japfa terus menyebar melalui anak-anak perusahaan serta jaringan produksi yang tersebar di beberapa kota-kota besar di Indonesia. Alamat kantor pusat PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Wisma Millenia Lt. 7 Jl. MT. Haryono Kav. 16 Jakarta 12810, Indonesia